PEMBINGKAIAN FENOMENA FEMISIDA DALAM PORTAL BERITA ONLINE DI INDONESIA : Analisis Framing Pada Detikcom, Kompas, Tribunnews, dan CNN Indonesia

Authors: - Shyla Nurma Rosiana, Cecep Darmawan, Heni Nuraeni Zaenudin
Cited by: 0

Abstract

Femisida atau pembunuhan perempuan telah menjadi masalah kritis HAM yang masih menjadi ancaman serius bagi perempuan hampir di berbagai negara termasuk Indonesia. Portal berita online sebagai salah satu sumber informasi utama memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman publik terkait isu-isu sensitif dan kompleks ini, sekaligus masih menjadi rujukan utama Komnas Perempuan untuk menyusun catatan tahunan. Sejumlah penelitian telah meneliti bagaimana isu ini dibingkai melalui media berita. Namun, penelitian tersebut masih memiliki keterbatasan dengan belum banyak menjangkau aspek pembingkaian media secara lebih luas melalui analisis terhadap struktur narasi berita, labelisasi terhadap pelaku dan korban/konstruksi karakter pelaku dan korban, analisis kepada siapa publik diarahkan untuk bersimpati, hingga analisis penggunaan kategori bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori Media Framing Analysis model Giles dan Shaw (2009) untuk menganalisis konstruksi fenomena femisida pada portal berita online Indonesia. Data dikumpulkan melalui studi dokumen pada empat portal berita Indonesia, yaitu Detikcom, Kompas, Tribunnews, dan CNN Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan femisida dibingkai dengan penekanan pada kronologi sensasional, emosional, dan relasi personal korban dan pelaku. Identifikasi karakter menempatkan korban dan pelaku sebagai individu kunci, sementara profesional, saksi dan keluarga tampil sebagai individu pendukung. Media mengidentifikasi pembaca sebagai individu yang empati pada korban, menormalisasi emosi pelaku hingga fokus pada aksi sadis dan konsekuensi hukum pelaku. Identifikasi bentuk narasi pada keempat portal berita berbentuk hard news yang menyoroti aspek kriminalitas dan hukum. Pemilihan bahasa yang digunakan media menggambarkan fenomena femisida sebagai tindakan kriminal yang memiliki konsekuensi serius. Femicide has become a critical human rights issue that continues to pose a serious threat to women in many countries, including Indonesia. Online news portals, as major sources of information, play an important role in shaping public understanding of such sensitive and complex issues, while also serving as reference for government institutions such as Komnas Perempuan in compiling annual reports and monitoring. Previous studies have examined how this issue is framed in the media. However, they remain limited, as they have not sufficiently explored framing through analyses of narrative structures, labeling of perpetrators and victims, the direction of public sympathy, and the use of language categories. This study seeks to fill that gap by employing a qualitative approach and the Media Framing Analysis model by Giles and Shaw (2009) to analyze the construction of femicide in Indonesian online news portals. Data were collected through document studies on four major Indonesian portals: Detikcom, Kompas, Tribunnews, and CNN Indonesia. The findings show that femicide is framed with emphasis on sensational and emotional chronologies as well as personal relations between victims and perpetrators. Victims and perpetrators are identified as key figures, while professionals, witnesses, and families appear as supporting actors. The media positions readers as empathetic toward victims, normalizes perpetrators’ emotions, and highlights both the brutality of the acts and their legal consequences. Narrative forms across the four portals predominantly take the shape of hard news focusing on criminality and law, with language choices portraying femicide as a serious criminal act with grave consequences.

Fields of Study & Subjects

Media Studies and Communication Journalism and Media Studies Media Discourse and Social Analysis

Publication details

Journal / source
Repository at Universitas Pendidikan Indonesia (Universitas Pendidikan Indonesia)
Publication date
10 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis