“Cantica In Die Nativitatis Domini”: Subordinasi Fitur Populer-Minimalis Ke Dalam Idiom Gregorian-Polifoni
Abstract
Perkembangan musik liturgi Gereja Katolik pascakonsili menghadirkan dinamika baru melalui penerapan inkulturasi budaya, khususnya idiom musik populer-minimalis. Namun, praksis tersebut sering kali menimbulkan problematika teologis-musikologis, seperti kecenderungan menggeser posisi normatif Nyanyian Gregorian dan Musik Polifoni, hilangnya sifat universal musik sakral, serta munculnya penyimpangan regulatif akibat tidak adanya batasan musikologi yang jelas dalam dokumen gerejawi. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini menawarkan model komposisi yang menyatukan dan mensubordinasi fitur idiom populer-minimalis ke dalam idiom Gregorian-Polifoni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemungkinan subordinasi fitur-fitur populer- minimalis pada idiom gregorian-polifoni. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi repertoar, analisis dokumen, serta kajian musikologis terhadap sampel idiom tradisi (Gregorian dan Polifoni) dan idiom populer-minimalis. Analisis dilakukan melalui empat fitur utama: modus, irama, tekstur, dan struktur, yang kemudian diklasifikasikan dan ditabulasi untuk mengidentifikasi kedekatan musikologis antar idiom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa idiom populer- minimalis memiliki fleksibilitas struktural yang memungkinkan untuk disubordinasi pada idiom tradisi, khususnya melalui kesamaan penggunaan tangga nada diatonis, kecenderungan harmoni konsonan, potensi melodi yang melayani teks, serta peluang pengolahan ritmis yang dapat diadaptasi ke dalam estetika Gregorian-Polifoni. Temuan penelitian ini membuktikan adanya ruang kompositoris yang sah dan musikal bagi penyatuan idiom populer-minimalis dan idiom tradisi selama proses subordinasi mengikuti prinsip sakralitas, kesederhanaan bentuk, serta fungsi liturgis sebagaimana ditetapkan oleh regula Gereja. Hasil analisis tersebut kemudian menjadi dasar dalam penciptaan komposisi proprium Natal berbasis teks Viderunt Omnes dan O Magnum Mysterium dengan pendekatan Subordinasi. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan model komposisi liturgis yang kontekstual, sekaligus tetap setia pada tradisi sakral Gereja Katolik.
Fields of Study & Subjects
Musicology and Musical Analysis
Catholicism and Religious Studies
Contemporary Christian Leadership and Education
Publication details
- Journal / source
- Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
- Publication date
- 9 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis