Pemeranan Tokoh Sangkuriang Dalam Naskah Sang Kuriang Karya Utuy Tatang Sontani
Abstract
Skripsi penciptaan ini membahas proses pemeranan tokoh Sangkuriang dalam naskah Sangkuriang karya Utuy Tatang Sontani dengan penekanan pada penggalian konflik batin dan dimensi psikologis tokoh melalui gaya akting stilisasi. Tokoh Sangkuriang dipahami tidak hanya sebagai figur mitologis dalam legenda Sunda, tetapi sebagai representasi manusia yang mengalami krisis identitas, trauma masa kecil, serta pergulatan eksistensial dalam menghadapi kebebasan dan tanggung jawab hidupnya. Oleh karena itu, penciptaan pemeranan diarahkan untuk mengungkap lapisan batin tokoh secara mendalam dan simbolik. Landasan teoretis dalam penciptaan ini menggunakan pendekatan psikologi analitik Carl Jung, khususnya konsep ketidaksadaran kolektif, arketipe, dan shadow, serta filsafat eksistensialisme Jean-Paul Sartre yang menekankan kebebasan, pilihan, dan konsekuensi tindakan manusia. Pendekatan ini membantu aktor memahami Sangkuriang sebagai tokoh yang gagal mencapai keutuhan diri akibat konflik antara dorongan naluriah dan kesadaran moral. Secara estetis, gaya akting stilisasi dipilih untuk menerjemahkan konflik psikologis dan simbol mitologis ke dalam bentuk ekspresi tubuh dan vokal yang puitik serta non-naturalistik. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa pendekatan psikologis dan eksistensial yang dipadukan dengan akting stilisasi mampu menghadirkan tokoh Sangkuriang sebagai figur yang kompleks, manusiawi, dan relevan dengan persoalan manusia modern, sekaligus menawarkan model pemeranan tokoh mitologis dalam praktik teater modern Indonesia.
Fields of Study & Subjects
Theatre and Performance Studies
Arts and Performance Studies
Artistic and Creative Research
Publication details
- Journal / source
- Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
- Publication date
- 13 January 2026
- Language
- EN
- Document type
- Thesis