PELAKSANAAN AKAD KERJA SAMA SYIRKAH PADA PETANI SAWIT DI DESA PAUH KECAMATAN BONAI DARUSSALAM KAB. ROKAN HULU DITINJAU DARI PERSPEKTIF FIQH MUAMALAH

Authors: - BAGAS PRADANA PUTRA
Cited by: 0

Abstract

ABSTRAK Bagas Pradana Putra (2025):Pelaksanaan Akad Kerja Sama Syirkah Pada Petani Sawit Di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam Kab. Rokan Hulu Ditinjau Dari Perspektif Fiqh Muamalah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik kerja sama akad syirkah yang dilakukan oleh para petani kelapa sawit di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Kerja sama tersebut berkembang sebagai bentuk pengelolaan usaha secara kolektif dalam sektor perkebunan sawit. Namun, dalam dinamika pelaksanaannya, ditemukan adanya kondisi-kondisi tertentu yang memerlukan kajian lebih lanjut, khususnya terkait kesesuaian antara praktik kerja sama yang berlangsung dengan prinsip-prinsip Fiqh Muamalah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji mekanisme pelaksanaan akad syirkah tersebut serta meninjaunya dari perspektif Fiqh Muamalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme pelaksanaan akad syirkah pada petani sawit di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam, serta mengkaji masalah-masalah yang muncul dalam penerapannya ditinjau dari perspektif Fiqh Muamalah, dan untuk mengetahui tinjuan fiqh muamalahnya terhadap akad syirkah pada petani sawit di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yang berlokasi di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam. Populasi penelitian ini ada 12 orang, sampel sebanyak 50% dari total populasi yang ada dengan menggunakan purposive sampling, sehingga 6 orang ditetapkan sebagai informan dalam penelitian ini. Sumber data primer yang dihasilkan dari wawancara langsung dengan narasumber atau responden yang bersangkutan. Sedangkan sumber data sekundernya adalah buku-buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, pelaksanaan akad kerja sama syirkah pada petani sawit di Desa Pauh Kecamatan Bonai Darussalam termasuk dalam kategori Syirkah ‘Inan. Akad tersebut secara formal telah memenuhi rukun dan syarat akad syirkah, baik dari segi para pihak, objek akad, maupun kesepakatan awal. Namun, dalam penerapannya ditemukan permasalahan berupa pembagian lahan melalui sistem undian pada kualitas tanah yang tidak seragam, yang menimbulkan ketidakadilan distributif. Kedua, ditinjau dari perspektif Fiqh Muamalah, pelaksanaan akad syirkah ini telah memenuhi rukun dan syarat sah akad, serta mencerminkan prinsip keadilan, kejujuran, kerelaan, dan tolong-menolong (ta'awun) dalam muamalah Islam. Dalam pembagian keuntungan dengan sistem undian merupakan pilihan yang paling adil dalam akad syirkah. Oleh karena itu, akad syirkah yang dilaksanakan oleh petani sawit di Desa Pauh dinyatakan sah dan sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Kata Kunci : Akad Syirkah, kerja sama, petani sawit, Fiqih Muamalah.

Fields of Study & Subjects

Islamic Finance and Banking Studies Legal Studies and Policies Qur’anic Interpretation Studies

Publication details

Journal / source
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Publication date
1 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis