Strategi Seniman Tarawangsa Di Era Digital Dengan Memanfaatkan Media Sosial Tiktok

Authors: Muhammad Fikrul Islami
Cited by: 0

Abstract

Kesenian Tarawangsa merupakan kesenian dari Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, berupa alat musik yang memiliki dua dawai dan dimainkan dengan cara digesek. Kesenian ini telah diwariskan secara turun-temurun, namun kini sedang menghadapi tantangan besar di era digital, minat generasi muda terhadap kesenian tradisional semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan strategi para seniman dalam melestarikan kesenian Tarawangsa melalui konsep globalisasi Appadurai, TikTok dilihat sebagai sebuah ruang baru dalam promosi, kreasi, dan pelestarian kesenian Tarawangsa, diperkuat dengan teori komunikasi massa Denis Mcquail yang mengupas fungsi media, tidak hanya sekedar tempat dokumentasi, tetapi sebagai medium berbagai kepentingan. Metode yang digunakan ialah etnografi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai strategi pelestarian telah diterapkan para seniman Tarawangsa seperti, dokumentasi kesenian di TikTok, membangun komunikasi dengan audiens, serta perubahan sistem pembelajaran Tarawangsa. Pemanfaatan TikTok merupakan strategi pelestarian yang adaptif para seniman Tarawangsa dalam melestarikan seni tradisional di era digital saat ini.

Fields of Study & Subjects

Cultural and Artistic Studies Music History and Culture Media and Digital Communication

Publication details

Journal / source
Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
Publication date
13 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis