Hubungan Parent-Adolescent Relationship dengan Academic Buoyancy pada Siswa SMA

Read full text
Authors: Hayati Fitri
Cited by: 0

Abstract

Siswa SMA menunjukkan respons psikologis maupun perilaku yang sangat beragam ketika dihadapkan dengan tantangan akademik yang semakin meningkat. Perbedaan tersebut menjelaskan adanya variasi kemampuan adaptif yang memungkinkan siswa menghadapi tekanan akademik harian secara efektif yang dikenal sebagai academic buoyancy. Tinggi atau rendahnya kemampuan ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu siswa, tetapi juga berkaitan dengan konteks lingkungan keluarga, salah satunya hubungan yang terbentuk antara orang tua dan remaja yang dikenal dengan sebagai parent–adolescent relationship. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parent–adolescent relationship dengan academic buoyancy pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA di Kota Padang, dengan jumlah sampel 345 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan merupakan adaptasi Student Buoyancy Instrument (α = ".983" ) dan Parent–Adolescent Relationship Scale (α = ".967" ). Berdasarkan hasil analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara parent–adolescent relationship dan academic buoyancy (r = .703; p = .000). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin positif hubungan orang tua dan remaja, semakin tinggi kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan akademik sehari-hari.

Fields of Study & Subjects

Student Stress and Coping Psychosocial Factors Impacting Youth Resilience and Mental Health

Publication details

Journal / source
Andalas University eThesis (Andalas University)
Publication date
15 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis