Fotografi Ekspresi Tokoh Petruk Dalam Lakon Wayang Petruk Dadi Ratu Sebagai Refleksi Kehidupan Manusia
Abstract
ABSTRAK Karya fotografi ini berangkat dari kedekatan pengkarya dengan budaya Jawa yang sejak kecil diperoleh melalui cerita wayang. Lakon Petruk Dadi Ratu dipilih karena memuat nilai moral tentang kekuasaan, kesadaran diri, dan kritik sosial yang masih relevan dengan kondisi masyarakat masa kini. Penelitian penciptaan ini bertujuan menghadirkan kembali makna lakon tersebut melalui pendekatan visual baru agar lebih mudah dipahami oleh generasi sekarang. Metodologi penciptaan meliputi studi literatur pewayangan, observasi pertunjukan wayang, wawancara dengan dalang, serta proses pemotretan model. Pengolahan visual dilakukan dengan teknik montase digital menggunakan Adobe Photoshop untuk menggabungkan tubuh manusia dengan kepala wayang kulit. Pendekatan ini memungkinkan terbentuknya visual simbolik yang mengekspresikan perubahan watak tokoh, konflik batin, dan dinamika kekuasaan dalam cerita. Perwujudan karya menghasilkan dua puluh satu foto montase yang menampilkan tokoh Petruk, Duryudana, Sengkuni, dan Durna dalam konteks visual yang dekat dengan kehidupan modern. Setiap karya tidak hanya menggambarkan alur cerita, tetapi juga mengajak penonton merefleksikan ambisi, ketidakadilan sosial, dan pentingnya kesadaran moral dalam kepemimpinan. Melalui fotografi ekspresi, montase digital terbukti efektif sebagai media untuk menunjukan nilai budaya Jawa. Kata kunci: fotografi ekspresi, montase digital, lakon Petruk Dadi Ratu, wayang kulit, refleksi kehidupan manusia
Fields of Study & Subjects
Photographic and Visual Arts
Cultural and Artistic Studies
Photography and Visual Culture
Publication details
- Journal / source
- Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Yogyakarta)
- Publication date
- 15 January 2026
- Language
- EN
- Document type
- Thesis