HUBUNGAN INFEKSI PLASMODIUM DENGAN KEJADIAN TROMBOSITOPENIA DAN ANEMIA PADA PENDERITA SUSPECT MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HANURA PESAWARAN
Abstract
Latar Belakang: Malaria masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dan dapat menimbulkan gangguan hematologis seperti trombositopenia dan anemia. Infeksi Plasmodium memengaruhi jumlah trombosit dan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan infeksi Plasmodium dengan kejadian trombositopenia dan anemia pada penderita suspect malaria di wilayah kerja Puskesmas Hanura, Kabupaten Pesawaran. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 subjek Subjek penelitian adalah penderita suspect malaria yang datang ke Puskesmas Hanura dan memenuhi kriteria inklusi. Penentuan infeksi Plasmodium dilakukan melalui pemeriksaan Sediaan Apus Darah Tepi (SADT). Penilaian trombositopenia ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan jumlah trombosit, sedangkan penilaian anemia ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin sesuai nilai rujukan. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan besarnya risiko menggunakan OR (Odd Ratio). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan proporsi pasien suspect malaria dengan hasil SADT positif Plasmodium (50%), kejadian trombositopenia (59,4%), kejadian anemia (26,6%). Hasil analisis antara infeksi Plasmodium dengan kejadian trombositopenia (p
Fields of Study & Subjects
Malaria Research and Control
Hemoglobinopathies and Related Disorders
Bird parasitology and diseases
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 7 January 2026
- Document type
- Thesis