Pengaruh Kontaminasi Garam Terhadap Arus Bocor Isolator Berbahan Polimer Dalam Keadaan Kondisi Kering

Authors: Muhammad Rhafiq Azis Siregar
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya arus bocor dan resistansi permukaan pada isolator polimer yang terkontaminasi garam, serta menganalisis pengaruhnya terhadap rugi-rugi daya listrik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pendekatan step voltage test, di mana isolator diuji pada kondisi bersih, kontaminasi ringan, sedang, dan berat. Tegangan diberikan secara bertahap dari 13 kV hingga 21 kV dengan interval 2 kV, dan arus bocor dicatat menggunakan osiloskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus bocor meningkat signifikan seiring bertambahnya tingkat kontaminasi garam. Pada kontaminasi ringan arus bocor naik rata-rata 11% dibandingkan kondisi bersih, pada kontaminasi sedang meningkat hingga 61%, dan pada kontaminasi berat mencapai 177%. Peningkatan arus bocor ini diikuti oleh penurunan resistansi permukaan, di mana kondisi berat menghasilkan resistansi terendah dan paling berisiko menimbulkan kegagalan isolasi seperti flashover. Selain itu, rugi daya juga terbukti meningkat seiring naiknya tegangan dan tingkat kontaminasi, dengan kenaikan drastis pada kondisi kontaminasi berat. Temuan ini membuktikan bahwa kontaminasi garam berpengaruh langsung terhadap menurunnya kualitas isolasi polimer, sehingga pemeliharaan rutin melalui pembersihan permukaan isolator sangat penting untuk menjaga keandalan sistem tenaga listrik.

Fields of Study & Subjects

High voltage insulation and dielectric phenomena Power Transformer Diagnostics and Insulation High-Voltage Power Transmission Systems

Publication details

Journal / source
Andalas University eThesis (Andalas University)
Publication date
20 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis