KONSEP ADIL DALAM BERPOLIGAMI PERSPEKTIF HAMKA DAN T.M HASBI AS SHIDDIQIEY (Kajian Tafsir Komparatif)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan pandangan ulama dalam memahami konsep keadilan dalam praktik poligami sebagaimana yang termuat dalam Q.S. An-Nisa’ ayat 3 dan ayat 129. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana konsep adil dalam berpoligami menurut penafsiran Hamka dan T.M. Hasbi Ash-Shiddiqiey serta apa persamaan dan perbedaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pandangan kedua tokoh tersebut mengenai keadilan lahiriah dan batiniah dalam poligami. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan studi komparatif, dengan sumber data utama berupa Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Qur’anul Majid An-Nur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka berpandangan keadilan dalam aspek perasaan dan cinta tidak dapat diwujudkan secara sempurna, namun keadilan tetap wajib ditegakkan dalam aspek lahiriah seperti nafkah, pembagian waktu, dan perlakuan yang adil. Sementara itu, T.M. Hasbi Ash-Shiddiqiey menekankan keadilan pada pemenuhan hak-hak lahiriah istri, meskipun mengakui keterbatasan manusia dalam menyamakan perasaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep adil dalam poligami menuntut keseimbangan antara aspek hukum, moral, dan tanggung jawab sosial sesuai dengan ajaran Al-Qur’an. Kata Kunci: Keadilan, Poligami, Hamka, T.M. Hasbi Ash-Shiddiqiey
Fields of Study & Subjects
Qur’anic Interpretation Studies
Marriage and Family Dynamics
Islamic Thought and Society Studies
Publication details
- Journal / source
- Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- EN
- Document type
- Thesis