Hubungan Tingkat Stres, Asupan Nutrisi, dan Status Gizi dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Perempuan

Authors: Cut Nabilla Naifa Syahira Wibawa
Cited by: 0

Abstract

Remaja merupakan masa transisi yang ditandai dengan perubahan biologis, psikologis, dan sosial, termasuk dimulainya menstruasi sebagai tanda kematangan reproduksi. Gangguan siklus menstruasi sering dialami remaja dan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat stres, asupan nutrisi, serta status gizi. Ketidakseimbangan hormon akibat stres maupun gizi yang tidak adekuat dapat mengganggu keteraturan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres, asupan nutrisi, dan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja perempuan di SMK N 6 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik observasional dengan menggunakan desain pendekatan cross-sectional di lakukan pada remaja perempuan SMKN 6 Padang dari Juni-Oktober 2025 terhadap 278 siswa menggunakan teknik proporsionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, wawancara dan pengukuran antropometri, dan dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan karateristik responden sebagian besar berusia 16 tahun (53,2%) dan usia menarche dominasi pada usia 12 tahun (43,2%). Analisis univariat sebagian besar responden penelitian memiliki tingkat stres ringan, asupan nutrisi kurang, dan status gizi gemuk. Analisis bivariat adanya hubungan yang bermakna antara tingkat stres (p-value 0,000 ; p

Fields of Study & Subjects

Menstrual Health and Disorders Hypothalamic control of reproductive hormones Ovarian function and disorders

Publication details

Journal / source
Andalas University eThesis (Andalas University)
Publication date
23 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis