ANALISIS CAMPUR KODE DALAM VIDEO BLOG NIHONGO MANTAPPU DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS TEKS IKLAN KELAS VIII SMP

Authors: - KHAIRUNNISA ROZVI PRIMADANTI
Cited by: 0

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, pencampuran bahasa lazim terjadi berkat bilingualism masyarakat dalam berkomunikasi baik secara lisan dan tulisan. Seiring perkembangan teknologi dan berjalannya waktu, campur kode lazim ditemui di berbagai konteks dan media seperti iklan. Iklan yang menggunakan percampuran bahasa atau terdapatnya campur kode menciptakan kemenarikan dalam hal yang mereka promosikan dan memberikan kesan modern, bergengsi, dan profesional sehingga dapat meningkatkan daya tarik produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis campur kode yang terdapat dalam video blog Nihongo Mantappu berjudul “Hunting Kuliner Viral Bandung: Bakmi Bakery, Gelato, dll.! ft. Agatha Chelsea” serta relevansinya dalam pembelajaran menulis teks iklan di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa tuturan yang mengandung campur kode dalam vlog. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak catat sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan metode agih. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat campur kode dalam ujaran pada vlog sebanyak 85 data. 42 berbentuk kata, 35 berbentuk frasa, dan 8 berbentuk klausa. Sementara Adapun jenis campur kodenya yaitu 2 merupakan campur kode ke dalam (inner code mixing) dan 83 campur kode ke luar (outer code mixing). Hasil temuan akan direlevansikan ke pembelajaran bahasa Indonesia di SMP tepatnya di kelas VIII pada pembelajaran menulis teks iklan. Kata Kunci: Campur kode, Vlog, YouTube, Sosiolinguistik, Teks Iklan

Fields of Study & Subjects

Linguistics and Language Analysis Linguistic and Sociocultural Studies Multilingual Education and Policy

Publication details

Journal / source
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Publication date
1 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis