DESAIN DAN UJI COBA INSTRUMEN BERPIKIR KRITIS BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA
Abstract
Abad ke-21 menuntut pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa untuk menghadapi tantangan global. Namun, kemampuan berpikir kritis siswa Indonesia masih rendah berdasarkan PISA dan TIMSS karena instrumen penilaian yang berfokus pada C1-C2 dan belum mengintegrasikan konteks Socio-Scientific Issues (SSI) secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen berpikir kritis berbasis SSI pada materi larutan penyangga yang valid, reliabel, dan praktis untuk siswa SMA. Penelitian pengembangan (Research and Development) ini menggunakan model Design and Development Research (DDR) meliputi tahap perencanaan, perancangan, pengembangan, dan evaluasi. Instrumen berupa 12 butir soal uraian mengukur enam indikator berpikir kritis Facione (2015): Interpretation, Analysis, Evaluation, Inference, Explanation, dan Self-regulation, dengan konteks SSI seperti pengasaman air laut, tradisi menginang, produk shampo, pengelolaan pH kolam renang, dan kestabilan pH makanan kaleng. Subjek uji coba adalah 62 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Tualang. Hasil menunjukkan: (1) validitas isi sangat valid (97,5%); (2) validitas empiris 11 dari 12 butir valid; (3) reliabilitas tinggi (Cronbach's Alpha 0,887); (4) tingkat kesukaran bervariasi (5 mudah, 7 sedang, 1 sukar); (5) daya pembeda 11 soal sangat baik hingga baik; (6) praktikalitas sangat praktis (87,5%); (7) respon peserta didik sangat baik (87,5%). Kesimpulannya, instrumen layak digunakan mengukur kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Kata Kunci: Instrumen berpikir kritis, Socio-Scientific Issues, Larutan penyangga
Fields of Study & Subjects
Science Education and Pedagogy
Education and Critical Thinking Development
STEM Education
Publication details
- Journal / source
- Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis