Hubungan Resiliensi dengan Kepatuhan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis di Rumah Sakit Tk.III dr. Reksodiwiryo Padang

Authors: Fabelia Surliani
Cited by: 0

Abstract

Pada pasien dengan penyakit kronis khususnya yang menjalani hemodialisis, resiliensi memiliki peran penting dalam membentuk motivasi pasien untuk melakukan self-management yang berdampak pada kepatuhan terhadap terapi hemodialisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan kepatuhan pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Tk. III dr. Reksodiwiryo Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 63 responden yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan adalah Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) untuk mengukur tingkat resiliensi dan End-Stage Renal Disease Adherence Questionnaire (ESRD-AQ) untuk menilai kepatuhan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat resiliensi tinggi (60,3%) dan mayoritas responden patuh terhadap terapi hemodialisis (93,7%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara resiliensi dengan kepatuhan pasien hemodialisis dengan nilai p value = 0,000 (

Fields of Study & Subjects

Dialysis and Renal Disease Management Medication Adherence and Compliance Resilience and Mental Health

Publication details

Journal / source
Andalas University eThesis (Andalas University)
Publication date
19 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis