TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PENANGGULANGAN BANJIR BERBASIS COLLABORATIVE GOVERNANCE
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam penanggulangan banjir melalui pendekatan collaborative governance, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapannya dalam rangka mewujudkan tata kelola bencana yang partisipatif, akuntabel, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan konseptual, perundang undangan dan studi kasus dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dengan narasumber dari BPBD, OPD terkait, serta pemangku kepentingan lain di Kota Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum dan komitmen normatif telah memadai, implementasi tanggung jawab pemerintah masih bersifat sektoral dan reaktif. Penerapan collaborative governance belum efektif karena kolaborasi bersifat insidental, tidak terlembagakan, dan minim partisipasi bermakna dari aktor non-negara. Faktor pendukung meliputi regulasi yang progresif, kepemimpinan responsif, dan modal sosial lokal; sementara hambatan utama mencakup fragmentasi kewenangan, ketiadaan master plan drainase, serta partisipasi publik yang transaksional dan rendahnya kepercayaan masyarakat. Kata Kunci: Tanggung jawab pemerintah daerah, Collaborative Governance, Penanggulangan banjir.
Fields of Study & Subjects
Disaster Management and Resilience
Public Policy and Administration Research
Indonesian Legal and Regulatory Studies
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 26 January 2026
- Document type
- Thesis