ETIKA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF MAQASHID AL-QUR’AN
Abstract
Perkembangan teknologi telah mengubah pola interaksi manusia sekaligus memunculkan ancaman baru terhadap privasi dalam media sosial, seperti oversharing, doxing surveillance dan kebocoran data. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada keamanan informasi, tetapi juga menimbulkan dilema etis dan moral. Dalam perspektif Islam, privasi dan kehormatan merupakan bagian dari hak asasi yang harus dijaga, sebagaimana tercermin dalam larangan tajassus, ghibah dan penyebaraan informasi yang merusak martabat seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika penggunaan media sosiak melalui pendekatan Maqashid Al-Qur’an sebagai kerangka nilai untuk memahami batas keterbukaan diri di ruang digital. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan tafsir maudhu’i. Sumber utama meliputi Al-Qur’an, Tafsir Al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili dan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, serta literatur terkait privasi dan etika penggunaan media sosial. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menelusuri ayat-ayat dan nilai Qur’ani yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Maqashid Al-Qur’an termasuk hifz al-diin, hifz al-nafs, hifz al’aql, hifz al-‘ird, hifz al-maal, hifz al-bi’ah dan hifz al-daulah memberikan pedoman etis untuk menjaga etika dalam menggunakan media sosial, kehormatan dan keamanan data di ruang digital. Prinsip-prinsip ini menegaskan perlunya kontrol diri, kehati-hatian, dan tanggung jawab moral agar aktivitas dalam mbermedia sosial tetap berada dalam koridor kemaslahatan Kata kunci: Etika, Media Sosial, Maqashid Al-Qur’an.
Fields of Study & Subjects
Qur’anic Interpretation Studies
Islamic Finance and Communication
Media
Religion
Digital Communication
Publication details
- Journal / source
- Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- EN
- Document type
- Thesis