Efektivitas Granul Ekstrak Daun Tanaman Tapak Liman (Elephantopus scaber Linn.) dalam Sediaan Kapsul sebagai Imunomodulator

Authors: Merlin Anatasia Ramli
Cited by: 0

Abstract

Gaya hidup sedenter, yaitu gaya hidup dengan sangat sedikit aktivitas fisik atau olahraga. Minimnya aktivitas tubuh dapat menurunkan jumlah sel NK, leukosit, dan produksi antibodi. Sistem imun tubuh yang turun diatasi dengan senyawa immunomodulator. Daun tapak liman (Elephantopus scaber Linn) merupakan tanaman obat yang memiliki potensi sebagai imunomodulator yaitu imunostimulan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi formula granul ekstrak etanol daun tapak liman dalam sediaan kapsul yang paling optimal dan menilai efek granul ekstrak daun tapak liman dalam sediaan kapsul dengan variasi konsentrasi disintegran Avicel PH 102 terhadap aktivitas imunomodulator pada mencit. Ekstraksi daun dilakukan dengan etanol 96% dengan metode maserasi dan granul kapsul diformulasikan menjadi 3 formula dengan variasi Avicel PH 102, yaitu 5% (F1), 10% (F2), dan 15% (F3). Metode granulasi yang digunakan adalah granulasi basah, kemudian hasil granul dan kapsul dievaluasi. Evaluasi meliputi kelembaban, laju alir, sudut istirahat, waktu hancur, keragaman bobot, dan higroskopis. Hasil evaluasi F1, F2, dan F3 memenuhi mutu persyaratan. Aktivitas imunomodulator diukur dengan total sel leukosit dan persentase jenis sel leukosit pada mencit. Hasil penelitian menunjukkan F3 merupakan formula dengan waktu hancur terbaik dan meningkatkan total sel leukosit secara signifikan dibandingkan kontrol, meskipun perbedaan antar formula tidak signifikan. Kapsul dengan 15% Avicel PH 102 adalah formula optimal.

Fields of Study & Subjects

Phytochemicals and Medicinal Plants Medicinal Plant Research Phytochemistry Medicinal Plant Applications

Publication details

Journal / source
Andalas University eThesis (Andalas University)
Publication date
19 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis