Diagnosis Kondisi Permukaan Jalan : Evaluasi IRI Semester Akhir Jaringan Jalan Nasional Bengkulu Tahun 2024

Authors: Reby Putrado
Cited by: 0

Abstract

Survei International Roughness Index (IRI) Tahun 2024 dilaksanakan pada jaringan jalan nasional di Provinsi Bengkulu menggunakan perangkat profilometer tipe responsif IRIMETER-II dengan interval akuisisi 100 meter per lajur. Total panjang ruas yang disurvei mencapai 780,82 km atau 1.561,39 km lajur, dan seluruh proses pengolahan data mengikuti prosedur SMD Bina Marga dan ketentuan Pd-01-2021-BM. Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kemantapan jaringan berada pada kisaran 85–92%, namun dengan variasi kondisi antar-ruas. Ruas 13001 Batas Provinsi Sumbar–Mukomuko memiliki kemantapan terendah (60,77%), sedangkan beberapa ruas seperti Curup–S. Nangka, Pasar Pedati–Sp. DPRD, dan Sp. DPRD– Sp. Nakau menunjukkan kemantapan 100%. Analisis degradasi IRI mengindikasikan laju peningkatan tahunan sebesar 0,7–0,8 m/km/tahun pada arteri, 0,5–0,6 m/km/tahun pada kolektor primer, dan 0,3–0,4 m/km/tahun pada kolektor sekunder. Berdasarkan model, ruas arteri dengan IRI awal 5,0 diproyeksikan mencapai kondisi tidak mantap (IRI > 8,0) dalam 4–5 tahun apabila tidak dilakukan tindakan preservasi. Temuan ini memberikan dasar teknis bagi perencanaan prioritas penanganan dan penyusunan program preservasi tahun anggaran berikutnya.

Fields of Study & Subjects

Infrastructure Maintenance and Monitoring Asphalt Pavement Performance Evaluation Geotechnical and construction materials studies

Publication details

Journal / source
Andalas University eThesis (Andalas University)
Publication date
14 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis