Karakteristik Regangan Utama pada Retak Diagonal dari Balok dengan Bentang Geser 800 mm

Authors: Thing Mayragusra
Cited by: 0

Abstract

Elemen struktur balok merupakan salah satu komponen utama dalam konstruksi bangunan yang berperan penting dalam menahan beban lentur dan geser serta mendistribusikan gaya ke elemen struktur lainnya. Oleh karena itu, tingkat keselamatan dan keandalan suatu struktur sangat bergantung pada kinerja balok, khususnya terhadap mekanisme keruntuhan yang diawali oleh terbentuknya retak diagonal akibat gaya geser. Analisa regangan tarik dan tekan pada retak diagonal pada balok menjadi krusial untuk memahami perilaku mekanisme kerusakan dan keandalan balok dalam kondisi beban yang beragam, khususnya pada balok dengan rasio bentang geser terhadap tinggi penampang a/d = 2,96 yang memiliki karakteristik unik dalam pola retak dan distribusi tegangan. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan nilai regangan utama tarik dan tekan pada retak diagonal balok beton bertulang yang diperoleh secara aktual melalui pengujian eksperimental dengan nilai regangan yang dihitung secara teoritis berdasarkan prinsip mekanika struktur pada balok dengan perbandingan bentang geser terhadap tinggi penampang (a/d) sebesar 2,96. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimental dengan memanfaatkan metode Digital Image Correlation (DIC) untuk memperoleh data regangan aktual pada permukaan balok secara non-kontak dan beresolusi tinggi. Data citra hasil pengujian diproses menggunakan perangkat lunak Ncorr untuk memperoleh distribusi regangan tarik dan tekan, lalu dilakukan analisis statistik serta visualisasi data dengan bantuan OriginLab. Penelitian ini menggunakan 12 benda uji balok beton bertulang dengan variasi konfigurasi sengkang, baik dari segi jumlah maupun jarak pemasangan, guna mengamati pengaruh tulangan geser terhadap pola retak dan distribusi regangan di sekitar retak diagonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai regangan principal tarik dan tekan yang diperoleh dari pengukuran DIC memiliki kecenderungan yang sejalan dan mendekati nilai regangan teoritis hasil perhitungan. Perbedaan antara hasil eksperimen dan teori masih berada dalam batas yang dapat diterima dan dipengaruhi oleh variasi konfigurasi sengkang, sifat material beton dan baja tulangan, serta kompleksitas distribusi tegangan di sekitar retak diagonal. Hasil ini menunjukkan bahwa metode DIC dapat digunakan untuk mengamati dan menganalisis perilaku regangan pada retak diagonal balok beton bertulang secara efektif.

Fields of Study & Subjects

Structural Behavior of Reinforced Concrete Structural Engineering and Materials Analysis Innovative concrete reinforcement materials

Publication details

Journal / source
Andalas University eThesis (Andalas University)
Publication date
26 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis