RELEVANSI PENAFSIRAN Q.S AL-NISA' AYAT 19 DALAM MENGATASI FENOMENA MARRIAGE IS SCARY KARENA KDRT

Authors: JUWITA PUTRI
Cited by: 0

Abstract

Skripsi ini berjudul “Relevansi Penafsiran Q.S. al-Nisā’ Ayat 19 dalam Menangani Fenomena Marriage is Scary Akibat KDRT.” Fenomena Marriage is Scary menggambarkan ketakutan untuk menikah, yang mendorong sebagian individu menunda atau bahkan menghindari pernikahan. Padahal, al-Qur’an memerintahkan dan menganjurkan umat manusia untuk menikah, sebagaimana dalam Q.S. al-Nūr ayat 32. Salah satu faktor signifikan yang memicu ketakutan tersebut adalah maraknya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Rumusan masalah dalam penelitain ini adalah (1) bagaimana penafsiran Q.S al-Nisa ayat 19 perspektif mufassir? (2) bagaimana relevansi Q.S al-Nisa’ ayat 19 dengan fenomena Marriage is Scary dalam konteks KDRT? (3) bagaimana mengatasi ketakutan menikah karena KDRT perspektif Q.S al-Nisa ayat 19? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penafsiran Q.S. al-Nisā’ ayat 19, menjelaskan relevansi ayat tersebut terhadap fenomena Marriage is Scary, serta menguraikan upaya mengatasi ketakutan menikah akibat KDRT berdasarkan Q.S al-Nisa ayat 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka (library research). Sumber data primer meliputi al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir, terutama Tafsir al-Munīr karya Wahbah al-Zuḥailī, Tafsir Fī Ẓilāl al-Qur’ān karya Sayyid Quṭb, serta Tafsir al-Mishbaḥ karya M. Quraish Shihab. Adapun sumber sekunder diperoleh dari buku, artikel ilmiah, dan literatur lain yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. al-Nisā’ ayat 19 mengapus tradisi mewarisi wanita dan mendapatkan keadilan serta hak bagi wanita, dalam relevansi ayat ini dengan fenomena Marriage is Scary mengenai gambaran hubungan yang buruk masa itu mengenai perlakuan laki-laki terhadap Perempuan, yang mana dengan fenomena Marriage is Scary menggambarkan ketakutan akan hubungan buruk yang terjadi dalam pernikahan. Selain itu, ayat ini menawarkan dua prinsip dasar dalam mengatasi ketakutan menikah yang muncul akibat KDRT, yaitu kewajiban memperlakukan istri dengan baik (mu‘āsyarah bi al-ma‘rūf) dan anjuran untuk bersabar dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Kedua prinsip ini menjadi landasan normatif penting dalam membangun pernikahan yang harmonis dan bebas dari kekerasan. Kata kunci : Marriage is Scary, KDRT, Surah Al-Nisa’ Ayat 19, Penafsiran

Fields of Study & Subjects

Qur’anic Interpretation Studies Marriage and Family Dynamics Family and Matrimonial Law

Publication details

Journal / source
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Publication date
1 January 2026
Language
EN
Document type
Thesis