Self-Supplying Oxygen Material Technology in Water Quality Management of Vannamei Shrimp Ponds (Litopenaeus vannamei)
Abstract
Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu kegiatan perikanan yang menghasilkan produk perikanan bernilai ekonomi tinggi di Indonesia. Keberhasilan budidaya sangat bergantung pada kondisi kualitas air, terutama kestabilan kadar oksigen terlarut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan teknologi Self Supplying Oxygen Material (SSOM) terhadap dissolved oxygen (DO), oxidation-reduction potential (ORP), dan total organic matter (TOM) pada air tambak. Teknologi SSOM menggunakan bahan aktif, seperti kalsium peroksida (CaO2), titanium dioksida (TiO2), dan asam asetat (CH3COOH), secara eksperimental di laboratorium dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Terdapat dua kelompok yaitu penggunaan kondisi Advanced Oxidation Process (AOP) berbasis sinar UV-C dan kondisi Non-AOP yang didalamnya terdapat masing- masing delapan jenis SSOM. Pengukuran DO, ORP dan TOM, dilakukan secara berkala satu minggu sekali dalam 30 hari pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA dua arah untuk menganalisis pengaruh masing-masing faktor dan interaksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SSOM secara signifikan meningkatkan kadar oksigen terlarut serta menurunkan konsentrasi senyawa berbahaya dalam tambak. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknologi SSOM memiliki potensi sebagai solusi inovatif dalam menjaga kualitas air tambak, meningkatkan efisiensi budidaya, serta mendukung keberlanjutan produksi udang vaname secara intensif.
Fields of Study & Subjects
Fisheries and Aquaculture Studies
Water Quality Monitoring Technologies
Aquaculture Nutrition and Growth
Publication details
- Journal / source
- IPB Scientific Repository (Bogor Agricultural University.)
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis