Colostrum and Colostrum Milk Production in Cows and Weight Gain in Beef Calves One Week After Birth
Abstract
Produksi kolostrum sapi berperan penting dalam menunjang kesehatan, imunitas, dan pertumbuhan awal pedet. Rumpun induk sangat memengaruhi jumlah kolostrum yang dihasilkan. Sapi Peranakan Ongole (PO) dan sapi Pasundan yang banyak dipelihara di Situbolang memiliki karakteristik genetik yang berbeda. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan, hubungan, dan pengaruh performa induk terhadap produksi kolostrum, produksi susu kolostrum, bobot lahir pedet, dan pertambahan bobot badan harian pedet sapi pedaging. Penelitian melibatkan 21 pasang induk dan pedet, terdiri atas 14 ekor sapi PO dan 7 ekor sapi Pasundan. Hasil analisis perbandingan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nyata pada produksi kolostrum hari pertama, produksi susu kolostrum hari keempat, bobot lahir pedet, maupun PBBH pedet umur seminggu. Jenis kelamin pedet juga tidak berpengaruh nyata terhadap bobot lahir maupun PBBH. Perbedaan yang signifikan ditemukan pada produksi susu kolostrum hari ketujuh, induk sapi PO menghasilkan susu kolostrum lebih tinggi dibandingkan induk sapi Pasundan. Hasil analisis regresi dan korelasi menunjukkan bahwa periode laktasi induk berpengaruh nyata terhadap produksi susu kolostrum harian, sedangkan variabel umur induk, BCS setelah beranak, dan bobot lahir pedet tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, tidak ditemukan pengaruh nyata dari umur induk, periode laktasi, BCS, bobot lahir, dan produksi susu kolostrum terhadap PBBH pedet umur seminggu.
Fields of Study & Subjects
Animal health and immunology
Genetic and phenotypic traits in livestock
Reproductive Physiology in Livestock
Publication details
- Journal / source
- IPB Scientific Repository (Bogor Agricultural University.)
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis