PERAN EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP QUARTER-LIFE CRISIS PADA LULUSAN BARU TAHAPAN USIA EMERGING ADULTHOOD
Abstract
Lulusan baru menghadapi fase transisi dari dunia akademi yang bergantung pada orang lain menuju ke dunia nyata yang menuntut lulusan baru untuk menjadi individu yang mandiri dalam berbagai aspek kehidupannya untuk masa depan, seperti aspek karier, tempat tinggal, hubungan interpersonal, gaya hidup, identitas, dan dukungan finansial sehingga rentan mengalami quarter-life crisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran efikasi diri dan dukungan sosial keluarga dalam menghadapi quarter-life crisis pada lulusan baru di tahapan usia emerging adulthood. Metode survei dengan jumlah 130 individu lulusan baru yang berusia 21-25 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah skala efikasi diri oleh Bosscher & Smit (1998), skala dukungan sosial keluarga oleh Khafidza & Andjarsari (2023), dan skala quarter-life crisis yang dimodifikasi oleh Adlu dkk (2024). Teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan pemrograman SPSS digunakan dalam penelitian ini. Adapun hasil secara simultan terdapat peranan signifikan efikasi diri dan dukungan sosial keluarga sebesar 57,2% terhadap quarter-life crisis.
Fields of Study & Subjects
Identity
Memory
and Therapy
Student Stress and Coping
Youth Education and Societal Dynamics
Publication details
- Journal / source
- Universitas Airlangga Repository (Universitas Airlangga)
- Publication date
- 30 January 2026
- Language
- ID