PERAMBATAN RETAK FATIK CRITICAL TIP OPENING DISPLACEMENT (CTOD) PADA MAGNESIUM AZ31B DALAM LARUTAN RINGER LAKTAT

Authors: - MAHERARIYAT
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mekanisme korosi serta pengaruh waktu perendaman terhadap laju korosi dan perilaku perambatan retak fatik paduan magnesium AZ31B dalam larutan ringer laktat. Pengujian laju korosi dilakukan menggunakan metode kehilangan berat (weight loss) berdasarkan standar ASTM G31 dengan variasi waktu perendaman hingga empat minggu. Analisis morfologi dan produk korosi dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscope–Energy Dispersive Spectroscopy (SEM–EDS) serta X-Ray Diffraction (XRD). Pengujian perambatan retak fatik dilakukan berdasarkan standar ASTM E647 dengan kondisi material awal (raw material) serta material yang telah mengalami korosi selama satu dan dua minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi magnesium AZ31B meningkat seiring bertambahnya waktu perendaman, dengan peningkatan kehilangan massa hingga 52,9% setelah empat minggu. Analisis SEM–EDS mengindikasikan terbentuknya mekanisme korosi seragam, korosi transgranular, serta produk korosi utama berupa Mg(OH)₂, MgO, dan CaCO₃. Hasil pengujian fatik menunjukkan bahwa korosi mempercepat laju perambatan retak dan menurunkan umur fatik, yang ditandai dengan peningkatan eksponen Paris serta kegagalan lebih dini pada spesimen terkorosi. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi antara lingkungan korosif dan beban siklik berperan signifikan dalam degradasi mekanik paduan magnesium AZ31B, sehingga perlu menjadi pertimbangan utama dalam aplikasi biomaterial implan. Kata kunci : Mg AZ31B, korosi, ringer laktat, perambatan retak fatik, biomaterial.

Fields of Study & Subjects

Magnesium Alloys: Properties and Applications Fatigue and fracture mechanics Hydrogen embrittlement and corrosion behaviors in metals

Publication details

Journal / source
Digilib Repository Unila (Lampung University)
Publication date
28 January 2026
Document type
Thesis