REINTERPRETASI ESENSI FI SABILILLAH PERSPEKTIF IBNU ‘ASYUR: KAJIAN MAQASID AL-QUR’AN DALAM TAFSIR AL-TAHRIR WA AL-TANWIR

Authors: - GHOFI ALGIFARI
Cited by: 0

Abstract

istilah fi sabīlillāh dalam literatur klasik sering dipahami secara terbatas pada jihad dalam konteks peperangan. Pemaknaan yang sempit tersebut tidak mencerminkan keluasan tujuan syariat yang bersifat komprehensif dan berorientasi pada kemaslahatan. Ibnu ‘Āsyūr sebagai mufassir modern memberikan pendekatan baru melalui maqāṣid al-Qur’ān, yang menekankan pentingnya memahami maksud dan tujuan ilahi di balik ayat-ayat fi sabīlillāh. Dengan demikian, diperlukan kajian mendalam untuk menelusuri perluasan makna tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research) dan tafsir maqāṣidī. Sumber primer penelitian adalah Tafsir al-Taḥrīr wa al-Tanwīr, sedangkan sumber sekunder berasal dari literatur tafsir, buku-buku maqāṣid, serta karya ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui pembahasan tematik terhadap ayat-ayat terkait. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap reinterpretasi Ibnu ‘Āsyūr mengenai makna fi sabīlillāh serta relevansinya dalam tiga dimensi maqāṣid, yaitu siyāsī, tarbawī, dan iqtiṣādī. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fi sabīlillāh mencakup perjuangan menjaga stabilitas sosial-politik, pengembangan pendidikan dan dakwah, serta pemberdayaan ekonomi umat. Dengan demikian, konsep fi sabīlillāh memiliki cakupan luas dan relevan dalam kehidupan modern. Kata Kunci: Fi Sabīlillāh, Tafsir al-Taḥrīr wa al-Tanwīr, Ibnu ‘Āsyūr, Maqāṣid al-Qur’ān.

Fields of Study & Subjects

Qur’anic Interpretation Studies Islamic Thought and Society Studies Education and Islamic Studies

Publication details

Journal / source
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Publication date
1 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis