Effectiveness of Liquid Organic Fertilizer Application on the Growth Rate of Spirulina platensis as Bioremediation for Copper (Cu) Heavy Metal

Authors: Andi Indria Sari
Cited by: 0

Abstract

Pencemaran perairan merupakan masalah lingkungan besar di dunia, termasuk di Indonesia, logam berat seperti tembaga (Cu) dari limbah industri, pertanian, dan domestik menyebabkan toksisitas tinggi, bioakumulasi, dan gangguan ekosistem akuatik serta kesehatan manusia. Metode remediasi fisika-kimia seperti filtrasi dan adsorpsi efektif tetapi mahal dan berisiko sekunder, sehingga bioremediasi menggunakan mikroalga seperti Spirulina platensis menjadi alternatif ramah lingkungan karena kemampuan biosorpsi dan bioakumulasi logam. Namun demikian, media kultur konvensional seperti walne mahal, sehingga pupuk organik cair (POC) dari fermentasi limbah ikan patin diusulkan sebagai pengganti. Hal ini disebabkan POC lebih ekonomis dan kaya nutrisi organik (N, P, K) untuk mendukung pertumbuhan mikroalga dan bioremediasi Cu sambil memanfaatkan limbah untuk ekonomi sirkular. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efek pemberian pupuk organik cair terhadap laju pertumbuhan Spirulina platensis sebagai bioremediasi logam berat tembaga (Cu) melalui kajian pengaruh konsentrasi POC terhadap parameter pertumbuhan (laju pertumbuhan spesifik, kepadatan sel, kandungan klorofil-a, indeks ekologis, warna media), efisiensi bioremediasi (penurunan konsentrasi Cu, bioaccumulation factor), persentase sel lisis, dan kualitas air kultur (suhu, salinitas, pH, DO, TAN, nitrat, ortofosfat). Penelitian dilaksanakan pada Juni hingga Agustus 2025 di Laboratorium Lingkungan Akuakultur IPB, menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan, yaitu P0(-) walne tanpa Cu, P0(+) walne + Cu 5 mg/L, P1 POC 5 ml/L + Cu 5 mg/L, P2 POC 7,5 ml/L + Cu 5 mg/L, P3 POC 10 ml/L + Cu 5 mg/L dengan tiga ulangan. POC dibuat dari fermentasi limbah ikan patin selama 14 hari dengan MOL kulit nanas, kultur S. platensis dimulai dengan inokulum 10-20% volume media 1 L, aerasi kontinu, dan pencahayaan LED kontinu 36 watt. Sterilisasi dilakukan dengan autoklaf dan klorin, pengamatan mencakup kepadatan sel menggunakan haemocytometer, laju pertumbuhan spesifik harian, indeks ekologis Shannon-Wiener, klorofil-a dengan spektrofotometer metode Lichtenthaler, warna media skala visual, konsentrasi Cu dengan AAS, sel lisis mikroskop, dan kualitas air dengan alat multiparameter; data dianalisis ANOVA dan uji Duncan (p

Fields of Study & Subjects

Heavy Metal Pollution Remediation Adsorption and biosorption for pollutant removal Algal biology and biofuel production

Publication details

Journal / source
IPB Scientific Repository (Bogor Agricultural University.)
Publication date
1 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis