Biological Control of Fusarium Wilt in Chili Pepper Using Nonpathogenic Fusarium

Authors: Febby Sri Efendi
Cited by: 0

Abstract

Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi bahan pangan utama masyarakat. Penyakit layu fusarium (Fusarium oxysporum f. sp. capsici) merupakan faktor pembatas dalam upaya peningkatan produksi cabai. Sementara itu, penggunaan fungisida berulang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Pemanfaatan Fusarium nonpatogenik sebagai agens pengendali hayati berpotensi menjadi alternatif pengendalian yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fusarium nonpatogenik terhadap daya kecambah benih serta mengetahui kemampuan Fusarium nonpatogenik dalam menekan terjadinya penyakit layu fusarium pada tanaman cabai. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2024 hingga Mei 2025 melalui pengujian secara in planta dengan enam perlakuan, yaitu Fusarium nonpatogenik isolat F4N, F4LN, T14, campuran ketiga isolat Fusarium nonpatogenik, kontrol, dan fungisida pada fase persemaian tanaman cabai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Fusarium nonpatogenik tidak berpengaruh nyata terhadap daya kecambah benih, tetapi mampu meningkatkan pertumbuhan bibit cabai pada 31 hari setelah semai (HSS). Isolat F4LN menghasilkan tinggi bibit tertinggi, yaitu 9,19 cm, diikuti oleh isolat F4N sebesar 6,14 cm. Selain itu, isolat F4LN menghasilkan jumlah daun bibit terbanyak, yaitu 7,22 helai daun. Kemunculan gejala pertama, insidensi penyakit layu fusarium, serta bobot panen tidak menunjukkan perbedaan yang nyata secara statistik. Secara keseluruhan, perlakuan Fusarium nonpatogenik yang diaplikasikan pada fase persemaian belum mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai hingga fase generatif maupun menekan penyakit layu fusarium.

Fields of Study & Subjects

Plant Disease Management Techniques Plant-Microbe Interactions and Immunity Plant Pathogens and Fungal Diseases

Publication details

Journal / source
IPB Scientific Repository (Bogor Agricultural University.)
Publication date
1 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis