PERBEDAAN FREKUENSI KEJANG PADA PASIEN EPILEPSI ANAK BERDASARKAN ONSET USIA KEJANG DAN DURASI PENGOBATAN DI RUMAH SAKIT DI BANDAR LAMPUNG
Abstract
Latar Belakang: Penurunan frekuensi kejang merupakan indikator utama keberhasilan terapi epilepsi pada anak. Faktor onset usia kejang dan durasi pengobatan berperan dalam pencapaian kontrol kejang. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan frekuensi kejang pada pasien epilepsi anak berdasarkan onset usia kejang dan durasi pengobatan di Rumah Sakit di Bandar Lampung. Metode: Penelitian analitik observasional desain penelitian cross-sectional pada 55 pasien epilepsi anak di Rumah Sakit Advent dan RSD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk dan uji homogenitas menggunakan uji Levene. Data tidak terdistribusi normal dan tidak homogen, analisis bivariat menggunakan uji Mann Whitney. Hasil: Frekuensi kejang responden memiliki nilai median 1 dengan rentang 0-6, responden memiliki onset kejang
Fields of Study & Subjects
Epilepsy research and treatment
Pharmacological Effects and Toxicity Studies
Diet and metabolism studies
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 14 January 2026
- Document type
- Thesis