Farmers Behavior in Integrated Pest Management of Sweet Potato in Ciampea, Cibungbulang, and Dramaga Districts, Bogor Regency
Abstract
Ubi jalar merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta mengandung banyak gizi dan vitamin di dalamnya. Salah satu faktor yang memengaruhi produksi tanaman ubi jalar yakni adanya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku dan pengetahuan petani tentang pengendalian hama terpadu (PHT) pada tanaman ubi jalar di Kecamatan Ciampea, Cibungbulang, dan Dramaga, Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai sebanyak 60 petani ubi jalar menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan bantuan aplikasi Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hama yang menyerang tanaman ubi jalar adalah Cylas formicarius atau umumnya dikenal sebagai hama boleng, yang menimbulkan gejala berupa bintik kehitaman pada kulit luar umbi, mengeluarkan aroma tidak sedap, umbi yang terasa pahit ketika dikonsumsi, serta terdapat liang gerekan akibat aktivitas larva di dalam umbi. Perilaku petani terkait tingkat pengetahuan dan sikap terhadap PHT umumnya berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan tindakan petani masih terbatas, terutama pada aspek pengendalian. Perbedan antar lokasi dipengaruhi oleh karakteristik petani, antara lain usia, pendidikan, dan pengalaman bertani. Pengendalian yang paling banyak dilakukan petani adalah penggunaan pestisida, sedangkan penerapan komponen PHT seperti perangkap feromon masih jarang diterapkan secara optimal.
Fields of Study & Subjects
Insect Pest Control Strategies
Insect-Plant Interactions and Control
Agricultural Development and Management
Publication details
- Journal / source
- IPB Scientific Repository (Bogor Agricultural University.)
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis