MENDETEKSI KORUPSI MELALUI POLA TRANSAKSI KEUANGAN: PENGALAMAN MEMBANGUN SISTEM HICO DENGAN METODE THREE INTEGRATED WAYS DALAM PKM VGK 2024 HINGGA PIMNAS 37
Abstract
Korupsi masih menjadi masalah serius di Indonesia karena merugikan keuangan negara dan merusak kepercayaan publik. Penulisan ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman penulis mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) skema Video Gagasan Konstruktif (VGK) hingga lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37, serta menguraikan secara konseptual gagasan sistem HiCo (High Intelligence Corruption Detector). Metode yang digunakan adalah deskriptif reflektif-naratif dengan memadukan pengalaman pribadi dan kajian literatur. Hasilnya menunjukkan PKM memberi pembelajaran penting terkait kerja sama tim, ketekunan, dan adaptasi. Sementara itu, Secara konseptual, HiCo memiliki potensi mendeteksi korupsi dengan menganalisis data transaksi digital menggunakan AI untuk mengenali pola tidak wajar, memanfaatkan Big Data untuk mencocokkan transaksi dengan anggaran dan harga pasar, serta menggunakan Blockchain untuk menjaga integritas data. Kesimpulannya, karya ini menghadirkan dua kontribusi utama yaitu refleksi akademik atas pengalaman berkompetisi di PKM serta solusi gagasan inovasi konseptual untuk mendukung pengawasan keuangan negara yang lebih transparan dan akuntabel. Kata Kunci: Ai, Big Data, Blockchain, Korupsi
Fields of Study & Subjects
Corruption and Economic Development
Decision Support System Applications
Data Mining and Machine Learning Applications
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 12 January 2026
- Document type
- Thesis