Management of Stranded Marine Bebris (Macro and Meso) in Doreri Bay, Manokwari Regency

Authors: Meitin Lolon
Cited by: 0

Abstract

Sampah laut adalah sampah yang berasal dari daratan yang dibuang secara langsung maupun tidak langsung ke lingkungan pesisir. Pencemaran sampah di wilayah pesisir Teluk Doreri yakni di Pantai Wosi, Pantai Yenkarwar dan Pantai Pasir Putih belum mendapatkan penanganan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan jenis, menghitung kelimpahan dan komposisi dan berat sampah laut (makro dan meso) yang terdampar di Teluk Doreri, Kabupaten Manokwari, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku membuang sampah di pesisir oleh masyarakat dan wisatawan, merumuskan prioritas pengelolaan pencemaran sampah laut di Teluk Doreri. Penelitian dilaksanakan pada Januari sampai dengan Maret 2025 di tiga lokasi, yaitu Pantai Wosi, Pantai Yenkarwar (Pantai BLK) dan Pantai Pasir Putih (Pantai Yenbeba). Metode analisis meliputi analisis karakteristik sampah laut, analisis perilaku masyarakat dengan model regresi logistik dan analisis pengelolaan menggunakan Analytical Network Process (ANP). Sampah laut yang paling dominan di tiga lokasi penelitian adalah kategori sampah plastik berukuran makro debris beserta kategori lainnya seperti kaca keramik, kain, serta busa plastik. Sampah kaca keramik dan kain paling tinggi di Pantai Wosi dan Pantai Yenkarwar, sedangkan busa plastik paling tinggi di Pantai Pantai Pasir Putih. Jenis makro debris yang paling banyak diidentifikasi Pantai Wosi adalah kemasan makanan cepat saji, kantong plastik, dan botol berukuran >2 liter pada kategori plastik. Sedotan, tutup botol, dan botol

Fields of Study & Subjects

Microplastics and Plastic Pollution Waste Management and Recycling Coastal and Marine Management

Publication details

Journal / source
IPB Scientific Repository (Bogor Agricultural University.)
Publication date
1 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis