TRANSFORMASI PENEGAKAN HUKUM MELALUI TEKNOLOGI: HIGH INTELLIGENCE CORRUPTION DETECTOR (HICO) DALAM MENDETEKSI KORUPSI DAN PERJALANAN MERAIH PIMNAS 37 (BEST PRACTICE)
Abstract
Penegakan hukum yang masih bersifat konvensional belum mampu menghadapi pola korupsi yang semakin kompleks di era digital. Penelitian ini secara spesifik untuk menganalisis transformasi penegakan hukum melalui penerapan teknologi High Intelligence Corruption Detector (HiCo) berbasis blockchain serta metode Three Integrated Ways (TIW) sebagai inovasi dalam mendeteksi dan mencegah tindak korupsi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi dengan jenis penelitian hukum normatif-deskriptif, yang diperkuat oleh pengalaman penulis dan tim dalam merancang HiCo hingga meraih penghargaan Juara Favorit Presentasi PKM VGK di ajang PIMNAS ke-37. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HiCo berfungsi sebagai alat deteksi korupsi berbasis kecerdasan buatan, blockchain dan metode Three Integrated Ways (TIW), HiCo memetakan potensi korupsi dengan mengintegrasikan data birokrasi, transaksi keuangan, dan harga pasar daring. Teknologi blockchain dalam HiCo menjamin transparansi serta integritas data, sedangkan enkripsi dan pseudonimisasi melindungi data pribadi sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. HiCo juga memperoleh perlindungan hukum preventif melalui pengamanan sistem dan kepatuhan regulasi, serta perlindungan represif terhadap penyalahgunaan, akses ilegal, dan pelanggaran hak cipta berdasarkan hukum perdata. Kata kunci: HiCo, Transformasi Hukum, Inovasi Teknologi.
Fields of Study & Subjects
Indonesian Legal and Regulatory Studies
Artificial Intelligence in Law
Blockchain Technology Applications and Security
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 22 January 2026
- Document type
- Thesis