The Benefits of a Natural Antistress Formula of Javanese Turmeric, Citric Acid, and Molasses on the Post-Transport Performance of Rams

Authors: Fathimah
Cited by: 0

Abstract

Proses transportasi yang kurang baik dapat mengakibatkan ternak mengalami cidera, penurunan performa, dan mengalami stres oksidatif akibat terbentuknya radikal bebas selama proses transportasi, sehingga mengakibatkan kerugian bagi peternak secara ekonomi. Pemberian obat-obatan anti stres misalnya antioksidan dapat mengatasi permasalahan tersebut. Antioksidan alami umumnya tidak memiliki efek samping, karena selain bekerja memperbaiki sel-sel yang rusak juga meningkatkan sistem imun ternak. Dalam penelitian ini digunakan formula anti stres alami berupa temulawak yang dikombinasi dengan penambahan asat sitrat dan molases di dalam ransum. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari manfaat pemberian formula anti stres alami berupa temulawak, asam sitrat, dan molases di dalam ransum pra transportasi terhadap performa domba jantan pasca transportasi. Ternak yang digunakan sebanyak 20 ekor domba jantan berumur 12-14 bulan dan berat badan awal 29,76 ± 3,88 kg. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan berupa formula anti stres alami dan 5 kelompok ternak berdasarkan bobot badan domba sebelum perlakuan. Rancangan pertama digunakan pada saat pra dan pasca transportasi. Parameter yang diamati meliputi performa ternak pra dan pasca transportasi, pengaruh perlakuan pada respon fisiologis, dan profil darah pasca transportasi. Adapun ke empat perlakuan tersebut adalah: T0 = Pakan konsentrat + ampas tahu, T1 = T0 + 1% asam sitrat + 1% molases, T2 = T1 + 1% temulawak, dan T3 = T1 + 2% temulawak. Analisis data pada rancangan pertama menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan. Rancangan selanjutnya, yaitu RAK dengan 2 perlakuan dan 4 kelompok ternak berdasarkan bobot badan domba pasca transportasi. Rancangan kedua digunakan pada saat setelah sembilan hari pemeliharaan pasca transportasi menggunakan ternak dengan perlakuan T0 dan T3. Parameter yang diamati meliputi konsumsi nutrien, efisiensi pakan, income over feed cost (IOFC), dan profil darah setelah sembilan hari pemeliharaan. Analisis data pada rancangan kedua serta pengaruh waktu pada respon fisiologis dan profil darah menggunakan Paired Sample T-Test. Aplikasi yang digunakan berupa IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian tahap pra transportasi menunjukkan bahwa pemberian perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap performa ternak. Hasil penelitian tahap pasca transportasi menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata secara fisiologis terhadap denyut jantung dan suhu rektal, serta profil darah seperti eritrosit, leukosit, hemoglobin, hematokrit, limfosit, neutrofil, eosinofil, basofil, rasio neutrofil terhadap limfosit (N:L), blood urea nitrogen (BUN), dan kreatinin pasca transportasi, namun T1 berpengaruh nyata (p

Fields of Study & Subjects

Ruminant Nutrition and Digestive Physiology Animal Nutrition and Physiology Effects of Environmental Stressors on Livestock

Publication details

Journal / source
IPB Scientific Repository (Bogor Agricultural University.)
Publication date
1 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis