Implementasi Penggabungan Usaha (Merger) Pt Pelindo I, Ii, Iii, Dan Iv Dalam Praktik Pengelolaan Pelabuhan: Studi Pada Pt Pelindo (Persero)
Abstract
Penelitian ini membahas implementasi penggabungan usaha (merger) PT Pelabuhan Indonesia I, II, III, dan IV menjadi PT Pelindo (Persero) sebagai satu entitas BUMN kepelabuhanan nasional. Merger ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mengatasi fragmentasi tata kelola pelabuhan, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kapasitas investasi, serta menciptakan standar layanan pelabuhan yang terintegrasi secara nasional. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan mengkaji ketentuan perundang-undangan yang mengatur merger BUMN dan melakukan wawancara dengan pihak yang terlibat dalam proses merger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama pendorong merger meliputi inefisiensi operasional, duplikasi fungsi dan investasi, struktur permodalan yang tidak optimal, perbedaan standar SDM, serta ketidakterpaduan sistem teknologi informasi. Implementasi merger dilakukan melalui serangkaian tahapan formal sesuai UU Perseroan Terbatas, UU BUMN, dan PP Nomor 101 Tahun 2021, termasuk penyusunan Rancangan Penggabungan, due diligence, persetujuan RUPS, hingga penetapan struktur holding-subholding. Akibat hukum dari merger ini meliputi berakhirnya badan hukum Pelindo I, III, dan IV, serta terjadinya pengalihan seluruh aset, hak, kontrak, dan kewajiban (universal succession) kepada PT Pelindo (Persero). Secara keseluruhan, merger Pelindo memperlihatkan transformasi struktural yang signifikan dalam tata kelola pelabuhan nasional dan menjadi model konsolidasi BUMN strategis yang berorientasi pada efisiensi dan sinergi nasional.
Fields of Study & Subjects
Indonesian Legal and Regulatory Studies
Corporate Finance and Governance
Maritime Ports and Logistics
Publication details
- Journal / source
- Andalas University eThesis (Andalas University)
- Publication date
- 3 February 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis