EFFECTIVENESS OF DARK SEPTATE ENDOPHYTE (DSE) IN CONTROLLING THE PATHOGEN Curvularia sp. IN TEAK (Tectona grandis Linn.)
Abstract
Modifikasi genetik telah dikembangkan untuk menghasilkan jati (Tectona grandis Linn.) yang cepat tumbuh dan tahan terhadap hama serta penyakit. Namun, pada praktik lapangan, bibit jati masih rentan terhadap cekaman biotik, terutama hawar daun yang disebabkan oleh Curvularia sp., yang menurunkan kualitas fisiologis dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi Dark Septate Endophytes (DSE) sebagai agen hayati dalam menekan penyakit dan meningkatkan kesehatan bibit jati. Tiga isolat DSE (APLS, S51, dan KS23) diuji secara in vitro dan in vivo. Uji in vitro menunjukkan bahwa APLS dan S51 memiliki daya hambat sedang terhadap Curvularia sp. Secara in vivo, aplikasi DSE pada konsentrasi 2% menunjukkan bahwa APLS memberikan efek paling efektif dengan menurunkan intensitas serangan hingga 66,67%, mempertahankan nilai SPAD tertinggi (34,02), meningkatkan diameter batang (1,44 mm), serta biomassa total (7,83 g). Isolat S51 lebih berperan dalam menjaga parameter fisiologis tanaman, namun kurang optimal dalam menekan penyakit. Hasil ini menegaskan peran DSE sebagai agen hayati pendukung ketahanan dan pertumbuhan bibit jati di bawah tekanan patogen.
Fields of Study & Subjects
Plant Pathogens and Fungal Diseases
Plant and fungal interactions
Mycorrhizal Fungi and Plant Interactions
Publication details
- Journal / source
- IPB Scientific Repository (Bogor Agricultural University.)
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis