Soil Shear Strength on Three Types of Land Management in Ciputri Village, Cianjur

Authors: Yudhistira Pakunagaran
Cited by: 0

Abstract

Pengelolaan lahan untuk pertanian memiliki potensi merubah nilai kekuatan geser tanah. Kekuatan geser tanah merupakan parameter ketahanan tanah terhadap beban dan gaya pendorong pada area berlereng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan tipe pengelolaan lahan terhadap kekuatan geser tanah serta implikasinya terhadap potensi longsor di Desa Ciputri. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juli 2025 dengan menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif pada tiga tipe pengelolaan lahan, yaitu hutan sekunder (TPH), hortikultura intensif (TPI), dan hortikultura konservasi (TPK). Pengukuran kekuatan geser tanah dilakukan pada kedalaman 0–30 cm menggunakan alat Geonor H-60 Vane Shearmeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe pengelolaan lahan berpengaruh nyata terhadap nilai kekuatan geser dan sensitivitas tanah. Lahan hutan sekunder (TPH) memiliki nilai kuat geser tanah utuh tertinggi sebesar 0,78 kg/cm², diikuti oleh hortikultura konservasi (TPK) sebesar 0,26 kg/cm², sedangkan hortikultura intensif (TPI) menunjukkan nilai terendah sebesar 0,11 kg/cm². Kekuatan geser tanah memiliki korelasi positif yang sangat kuat dengan kadar air tanah (r = 0,833), kandungan C-organik (r = 0,755), dan stabilitas agregat tanah (r = 0,683). Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan lahan hutan sekunder memiliki potensi risiko longsor yang lebih rendah dibanding lahan hortikultura intensif.

Fields of Study & Subjects

Soil Management and Crop Yield Soil erosion and sediment transport Tree Root and Stability Studies

Publication details

Journal / source
IPB Scientific Repository (Bogor Agricultural University.)
Publication date
1 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis