HUBUNGAN STATUS HB DENGAN TINGKAT KEPARAHAN FOTO TORAKS TB PARU PASIEN ANAK USIA 0-18 TAHUN DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit yang jumlah kasusnya masih tinggi pada pasien anak, sekitar 15% dari kasus TB merupakan kasus pada pasien anak. Tuberkulosis paru dapat mengakibatkan penurunan kadar Hb. Kadar Hb yang rendah menyebabkan terjadi penurunan respon imun sehingga prognosis TB paru akan menjadi lebih buruk yang dicerminkan oleh lesi foto toraks yang lebih luas. Namun, masih sedikit penelitian yang menganalisis hubungan status Hb dengan tingkat keparahan foto toraks anak usia 0-18 tahun. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling dengan sampel pasien TB paru anak usia 0-18 tahun di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang. Data diambil dari rekam medis dan pembacaan film foto toraks pada periode Januari 2023 – Agustus 2025, kemudian di analisis menggunakan korelasi Spearman. Hasil: Mayoritas sampel merupakan balita berusia 1 – 5 tahun (43,08%), tingkat keparahan foto toraks yang terbanyak adalah lesi sedang (55,4%), dan status Hb terbanyak adalah kurang dari normal (56,9%). Hasil analisis korelasi menunjukkan terdapat hubungan signifikan (p < 0,05) antara status Hb dengan tingkat keparahan foto toraks TB paru anak usia 0-18 tahun dengan sifat hubungan berbanding terbalik dan kekuatan korelasi sedang (rs = -0,424). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status Hb dengan tingkat keparahan foto toraks TB paru pada pasien anak usia 0-18 tahun. Kata kunci: Tuberkulosis paru, Hb, Foto toraks
Fields of Study & Subjects
Tuberculosis Research and Epidemiology
Infectious Diseases and Tuberculosis
Diagnosis and treatment of tuberculosis
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 6 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis