ANALISIS HUBUNGAN SOSIO DEMOGRAFI, KEBIASAAN MASYARAKAT, DAN LINGKUNGAN RUMAH TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI DESA SUKAJAYA LEMPASING, KECAMATAN TELUK PANDAN, KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2025
Abstract
Latar Belakang: Penyakit malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Desa Sukajaya Lempasing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor risiko, baik dari segi karakteristik individu maupun kondisi lingkungan, yang berkontribusi terhadap kejadian malaria di wilayah tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi case-control dengan total sampel sebanyak 128 responden, yang terdiri dari 64 kasus dan 64 kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian malaria adalah usia (p-value 0,019), kebiasaan masyarakat (p-value 0,045), dan kondisi fisik rumah (p-value 0,043). Sementara itu, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan, dan kondisi lingkungan sekitar rumah tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Faktor risiko utama kejadian malaria di lokasi penelitian adalah kelompok usia muda, perilaku non-protektif terhadap gigitan nyamuk, serta kondisi fisik rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Diperlukan upaya peningkatan edukasi masyarakat dan perbaikan sanitasi rumah untuk menekan angka kasus. Background: Malaria remains a significant public health concern in Sukajaya Lempasing Village. This study aims to identify various risk factors, including individual characteristics and environmental conditions, that contribute to the occurrence of malaria in the area. Methods: The study employed a case-control design with a total sample of 128 respondents, consisting of 64 cases and 64 controls. Data were gathered through field observations and interviews using questionnaires, and subsequently analyzed using the Chi-Square test. Results: The analysis revealed that variables with a significant correlation to malaria incidence include age (p-value 0,019), habits (p-value 0,045), and the physical condition of the house (p-value 0,043). Conversely, gender, occupation, education level, and the surrounding environment did not show a significant relationship. Conclusions: The primary risk factors for malaria in the study area are younger age groups, non-protective behaviors against mosquito bites, and inadequate physical housing conditions. Enhanced public education and improvements in domestic sanitation are necessary to reduce the number of cases.
Fields of Study & Subjects
Malaria Research and Control
Dengue and Mosquito Control Research
Public Health and Environmental Issues
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 14 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis