PENGARUH TEMPERATUR STRESS RELIEF ANNEALING TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKUATAN TARIK BAJA KARBON RENDAH AISI 1006 SETELAH MENGALAMI COLD ROLLING
Abstract
Baja karbon rendah AISI 1006 banyak digunakan dalam industri manufaktur karena memiliki keuletan dan kemampuan bentuk yang baik. Namun, proses cold rolling dapat menimbulkan tegangan sisa yang mempengaruhi sifat mekanik material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi temperatur stress relief annealing terhadap kekuatan tarik dan struktur mikro baja AISI 1006 setelah cold rolling. Variasi temperatur annealing yang digunakan adalah tanpa perlakuan panas, 450°C, 575°C, dan 700°C dengan waktu penahanan selama 7 jam. Pengujian tarik dilakukan berdasarkan standar ASTM E8 dan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur annealing menyebabkan penurunan kekuatan tarik, dari 378,992 N/mm² pada spesimen tanpa perlakuan panas menjadi 376,491 N/mm², 364,581 N/mm², dan 352,646 N/mm² masing-masing pada temperatur 450°C, 575°C, dan 700°C. Struktur mikro menunjukkan pembesaran ukuran butir akibat proses pemulihan dan rekristalisasi. Dapat disimpulkan bahwa stress relief annealing efektif meningkatkan keuletan yang ditandai dengan meningkatnya regangan putus. Kata kunci: AISI 1006, stress relief annealing, cold rolling, kekuatan tarik, struktur mikro.
Fields of Study & Subjects
Microstructure and Mechanical Properties of Steels
Metallurgy and Material Forming
Surface Treatment and Residual Stress
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 21 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis