KAJIAN KETELITIAN HASIL PENGUKURAN LIDAR TLS100 PRODUKSI POTRETUDARA MENGGUNAKAN METODE CLOUD TO CLOUD DAN TARGET TO TARGET (STUDI KASUS : BANGUNAN KANTOR BAZNAS PROVINSI LAMPUNG)
Abstract
Teknologi Terrestrial Laser Scanner (TLS) berperan penting dalam survei dan pemodelan 3D bangunan. Salah satu inovasi lokal, TLS100 dari Potretudara, menawarkan keunggulan biaya dan portabilitas. Namun, akurasi pengukurannya perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ketelitian TLS100 dengan membandingkan dua metode registrasi point cloud: Cloud to Cloud (C2C) dan Target to Target (T2T). Sebagai pembanding, digunakan data referensi Total Station dengan lokasi studi di Gedung Kantor BAZNAS Provinsi Lampung. Pengambilan data dilakukan pada 28 titik berdiri alat dengan jarak antar posisi 8 meter. Tahapan pemrosesan data meliputi kalibrasi, segmentasi, registrasi, dan analisis geometris. Evaluasi ketelitian mencakup lima parameter utama, yaitu kerapatan point cloud, uji Root Mean Square (RMS) registrasi, dan validasi posisi Independent Check Points (ICP). Selain itu, dilakukan pengujian volumetrik sesuai standar ASTM D6172-98 serta uji ketelitian peta mengacu pada SNI 8202:2019. Hasil penelitian menunjukkan metode T2T lebih akurat dibandingkan C2C. Walaupun C2C menghasilkan kerapatan poin lebih tinggi, metode T2T lebih presisi dengan RMS registrasi 5,03 cm dan RMSE global 0,0908 m. Sebaliknya, metode C2C memiliki RMS 8,36 cm dan RMSE global 0,1304 m. Pada analisis volume, hanya T2T yang memenuhi toleransi ASTM (
Fields of Study & Subjects
3D Surveying and Cultural Heritage
Geodetic Measurements and Engineering Structures
3D Modeling in Geospatial Applications
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 19 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis