REPRESENTASI PERUNDUNGAN DALAM FILM DRAMA KOREA THE GLORY MELALUI SEMIOTIKA ROLAND BARTHES (1970).NPM:206020008
Abstract
Penelitian ini bermula dari banyaknya kasus perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah, pelakunya bahkan beragam dari siswa SD,SMP,SMA, bahkan seorang Guru pun bisa melakukan tindak perundungan. Maka dari itu penelitian ini mengangkat cerita dari drama Korea The Glory. The Glory mulai ditayangkan di Indonesia melalui Netflix pada 20 Desember 2023 lalu. Ada 8 episode yang sejak awal sudah menampilkan ketegangan pada plot maju mundur yang rumit namun sangat menarik. Perundungan di sekolah yang berakhir dengan penganiayaan salah satu korban serta balas dendam dari korban lainnya merupakan kisah utama dari The Glory. Tujuan penelitian ini dikhususkan untuk memberikan gagasan dan edukasi mengenai bahaya dan dampak perundungan bagi mental, dan tumbuh kembang pemikiran seseorang. Analisis semiotika yang digunakan adalah model pendapat Roland Barthes dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwasanya kekerasan perundungan di tunjukkan oleh tanda-tanda yang meliputi tindak kekerasan seperti menampar, menjambak, merusak bagian tubuh korban, mengancam, merendahkan, bahkan melecehkan korban tindak kasus perundungan
Fields of Study & Subjects
Semiotics and Representation Studies
Bullying
Victimization
and Aggression
Asian Culture and Media Studies
Publication details
- Journal / source
- Universitas Pasundan institutional repositories & scientific journals (Universitas Pasundan)
- Publication date
- 9 February 2026
- Language
- EN
- Document type
- Thesis