PENGARUH PENGERJAAN DINGIN BAJA SUP9 TERHADAP KEKUATAN MEKANIK DAN KETAHANAN PERAMBATAN RETAK FATIK
Abstract
Baja SUP9 merupakan baja pegas paduan yang banyak digunakan pada industri otomotif, khususnya pada komponen yang bekerja di bawah beban siklik seperti pegas daun dan pegas koil. Peningkatan performa mekanik material ini dapat dilakukan melalui proses pengerjaan dingin, namun pengaruhnya terhadap ketahanan perambatan retak fatik masih perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengerjaan dingin terhadap kekuatan mekanik dan ketahanan perambatan retak fatik pada baja SUP9. Metode penelitian meliputi pengujian kekerasan, uji tarik, serta pengujian perambatan retak fatik menggunakan spesimen standar. Selain itu, dilakukan analisis mikrostruktur dan fraktografi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengamati mekanisme perambatan retak yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengerjaan dingin pada baja SUP9 meningkatkan nilai kekuatan tarik dan kekerasan material akibat terjadinya pengerasan regangan. Namun, peningkatan kekuatan tersebut disertai dengan perubahan perilaku fatik yang ditunjukkan oleh laju perambatan retak yang berbeda pada setiap kondisi spesimen. Analisis mikrostruktur menunjukkan adanya perubahan distribusi fasa serta deformasi plastis di sekitar ujung retak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengerjaan dingin berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanik dan ketahanan perambatan retak fatik baja SUP9, sehingga perlu pengendalian tingkat deformasi yang tepat untuk aplikasi industry. Kata Kunci : Baja SUP9, Pengerjaan Dingin, Uji Tarik, Rambat Retak Fatik.
Fields of Study & Subjects
Fatigue and fracture mechanics
Microstructure and Mechanical Properties of Steels
Surface Treatment and Residual Stress
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 6 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis