PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN AKIBAT PEMBELIAN TIKET KONSER MELALUI PERANTARA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN
Abstract
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong terjadinya transaksi jual beli secara elektronik, termasuk dalam pembelian tiket konser musik melalui perantara. Tingginya minat masyarakat terhadap konser sering dimanfaatkan oleh perantara yang tidak bertanggung jawab, sehingga menimbulkan berbagai kerugian bagi konsumen, baik secara materiil maupun immateriil. Kondisi tersebut menunjukkan adanya ketimpangan posisi antara konsumen dan pelaku usaha, serta lemahnya pemahaman konsumen terhadap hak-haknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan perlindungan hukum bagi konsumen akibat pembelian tiket konser melalui perantara, mengidentifikasi bentuk kerugian yang dialami konsumen, serta mengkaji upaya penyelesaian sengketa berdasarkan perspektif hukum perlindungan konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Analisis dilakukan secara yuridis kualitatif dengan menguraikan data, baik primer maupun sekunder, kemudian ditarik kesimpulan guna menjawab permasalahan penelitian. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan menelaah bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selain itu, penelitian ini didukung oleh data lapangan berupa wawancara dengan konsumen dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen untuk memperkuat analisis terhadap praktik yang terjadi di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelian tiket konser melalui perantara berpotensi menimbulkan pelanggaran hak konsumen, khususnya hak atas informasi yang benar, kepastian hukum, dan ganti rugi. Bentuk kerugian yang dialami konsumen meliputi kerugian finansial dan psikologis. Penyelesaian sengketa dapat ditempuh melalui jalur litigasi maupun nonlitigasi, seperti mediasi di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. Dengan demikian, diperlukan optimalisasi penerapan hukum perlindungan konsumen serta peningkatan kesadaran hukum konsumen untuk menciptakan transaksi yang adil dan aman. Kata kunci: Perlindungan Hukum, Konsumen, Tiket Konser, Perantara.
Fields of Study & Subjects
Legal Studies and Policies
Indonesian Legal and Regulatory Studies
European and International Contract Law
Publication details
- Journal / source
- Universitas Pasundan institutional repositories & scientific journals (Universitas Pasundan)
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- EN
- Document type
- Thesis