Pembuatan dan Pengujian Model Rotor Efek Magnus dengan Sudu Lengkung dan Variasi Diameter Silinder dalam Wind Tunnel

Authors: Dani Dahlan
Cited by: 0

Abstract

Tujuan Penggunaan rotor efek magnus pada kapal laut menjanjikan penghematan bahan bakar yang signifikan. Namun, ketergantungan pada motor listrik konvensional untuk memutar silinder menjadi perhatian utama terhadap efisiensi keseluruhan sistem. Penelitian ini diajukan untuk mengatasi ketergantungan energi eksternal tersebut dengan memodifikasi rotor efek magnus menggunakan sudu lengkung turbin savonius, sehingga memungkinkannya berputar sendiri (self-starting) secara alami oleh hembusan angin. Lima model rotor dengan variasi diameter kelengkungan sudu 30 mm, 40 mm, 50 mm, 60 mm, dan 70 mm dievaluasi secara eksperimental di wind tunnel untuk menganalisis karakteristik aerodinamika (gaya lift dan drag) dan kinerja konversi daya (CP vs. TSR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model 30 mm menghasilkan gaya lift absolut tertinggi, namun efisiensi L/D optimal bervariasi model 50 mm unggul pada kecepatan angin tinggi, sementara model 30 mm unggul pada kecepatan angin rendah. Ketika diuji sebagai turbin angin, semua model menunjukkan koefisien daya (CP) yang sangat rendah, dengan nilai tertinggi 0.114 dicapai oleh model 50 mm. Rendahnya nilai CP secara keseluruhan mengindikasikan adanya konflik desain antara optimasi untuk efek magnus (L/D) dan optimasi untuk konversi daya putar (CP). Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan sistem propulsi angin yang berkelanjutan tanpa energi eksternal.

Fields of Study & Subjects

Wind Energy Research and Development Fluid Dynamics and Vibration Analysis Fluid dynamics and aerodynamics studies

Publication details

Journal / source
Andalas University eThesis (Andalas University)
Publication date
2 February 2026
Language
ID
Document type
Thesis