Perancangan Pusat Kebudayaan Sunda di Kabupaten Bogor Dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular

Authors: Andika Listo Pratama
Cited by: 0

Abstract

Perkembangan pembangunan di Kabupaten Bogor yang pesat cenderung mengedepankan gaya arsitektur modern dan minimalis, sehingga mengakibatkan semakin memudarnya identitas arsitektur vernakular Sunda. Di sisi lain, minat generasi muda terhadap budaya lokal serta daya tarik wisata budaya Sunda juga terus mengalami penurunan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya suatu wadah yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelestarian dan edukasi budaya, tetapi juga mampu menghidupkan kembali nilai-nilai arsitektur lokal dalam konteks masa kini. Perancangan Pusat Kebudayaan Sunda ini bertujuan untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Sunda melalui fasilitas edukasi, seni, dan kegiatan budaya yang bersifat interaktif, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata budaya di Kabupaten Bogor. Pendekatan arsitektur Neo-Vernakular diterapkan sebagai konsep utama dengan mengadaptasi nilai-nilai, bentuk, tata ruang, serta filosofi arsitektur tradisional Sunda ke dalam desain yang selaras dengan kebutuhan modern dan prinsip keberlanjutan. Metode perancangan dilakukan melalui studi literatur, analisis tapak, analisis aktivitas dan kebutuhan ruang, serta kajian terhadap prinsip-prinsip arsitektur tradisional dan Neo-Vernakular. Hasil perancangan diharapkan mampu menjadi sarana edukasi budaya, ruang interaksi sosial, serta contoh penerapan arsitektur Neo-Vernakular yang mengintegrasikan tradisi lokal, teknologi modern, dan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan budaya.

Fields of Study & Subjects

Architectural and Urban Studies Architecture and Cultural Influences Architecture Modernity and Design

Publication details

Journal / source
Digilib Repository Unila (Lampung University)
Publication date
6 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis