PERBEDAAN INDEKS PROLIFERASI KI-67 MENGGUNAKAN PERHITUNGAN BERBASIS ANALISIS CITRA DIGITAL IMAGEJ DENGAN PERHITUNGAN MANUAL PADA KANKER PAYUDARA
Abstract
Latar Belakang: Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling dominan ditemukan pada wanita di Indonesia dengan angka kejadian yang terus meningkat. Indeks proliferasi Ki-67 merupakan biomarker penting untuk menentukan subtipe molekuler, memprediksi respons terapi, serta menentukan prognosis pasien. Penilaian Ki-67 dapat dinilai menggunakan metode manual dan citra digital. Studi ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan indeks proliferasi Ki-67 pada kanker payudara menggunakan perhitungan manual dan perhitungan berbasis analisis citra digital imageJMetode: Penelitian ini merupakan studi cross-sectional dengan 59 preparat jaringan kanker payudara yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dilakukan pada bulan Oktober–November 2025 di RSUD Abdul Moeloek. Perbandingan dilakukan antara hasil perhitungan manual oleh spesialis patologi dengan hasil analisis citra digital menggunakan imageJ. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-square.Hasil: Sebagian besar sampel memiliki indeks proliferasi Ki-67 ≥20% baik pada penilaian manual (74,6%) maupun ImageJ (72,9%). Uji Chi-square menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua metode penilaian (p = 0,0001).Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan secara statistik dalam penilaian indeks proliferasi Ki-67 antara metode manual dan imageJ, sehingga imageJ tidak bisa digunakan sebagai alat pengukur indeks proliferasi Ki-67.
Fields of Study & Subjects
AI in cancer detection
Breast Cancer Treatment Studies
Cell Image Analysis Techniques
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 27 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis