Efektivitas Ekstrak Daun Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) terhadap Pembentukan Biofilm Streptococcus mutans ATCC 25175
Abstract
Latar Belakang: Streptococcus mutans merupakan mikroorganisme utama yang terlibat dalam pembentukan karies dengan membentuk biofilm pada permukaan gigi. Pencegahan dengan menargetkan kemampuan Streptococcus mutans sebagai pusat pembentukan biofilm dengan agen antibakteri alternatif alami seperti ekstrak daun kelapa sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) yang memiliki senyawa bioaktif sebagai antibiofilm. Tujuan: Mengetahui efektivitas ekstrak daun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dalam menghambat pembentukan biofilm bakteri Streptococcus mutans ATCC 25175. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium dengan rancangan post-test only control group design. Ekstrak daun kelapa sawit dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan diencerkan untuk mendapatkan ekstrak dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75%. Uji pembentukan biofilm dilakukan dengan metode microtiter plate assay. Data dianalisis menggunakan independen t-test, mann-whitney, dan kruskal-wallis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun kelapa sawit mampu menghambat pembentukan biofilm Streptococcus mutans ATCC 25175 dengan masing-masing persentase penghambatan pada konsentrasi 25% (0,19%), 50% (1,62%), dan 75% (3,96%). Kesimpulan: Ekstrak daun kelapa sawit dapat menghambat pembentukan biofilm Streptococcus mutans ATCC 25175.
Fields of Study & Subjects
Oral microbiology and periodontitis research
Essential Oils and Antimicrobial Activity
Bacterial biofilms and quorum sensing
Publication details
- Journal / source
- Andalas University eThesis (Andalas University)
- Publication date
- 26 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis