Hubungan Masa Kerja dan Lama Kerja Dengan Terjadinya Gejala Carpal Tunnel Syndrome Pada Petani Padi di Desa Margodadi Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus

Authors: Furqon Hasbiyal
Cited by: 0

Abstract

Latar Belakang: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering ditemukan pada pekerja sektor informal, termasuk petani padi. Faktor pekerjaan seperti masa kerja dan lama kerja diduga berperan sebagai faktor risiko terjadinya CTS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan masa kerja dan lama kerja dengan terjadinya gejala CTS pada petani padi di Desa Margodadi, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 87 petani padi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan Phalen’s test untuk menilai gejala CTS. Analisis data dilakukan menggunakan Fisher’s Exact Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83% responden mengalami gejala CTS. Terdapat hubungan bermakna antara masa kerja dengan munculnya gejala CTS (p = 0,044; OR = 4,873), sedangkan lama kerja tidak menunjukkan hubungan bermakna secara statistik (p = 0,062). Kesimpulan: Masa kerja memiliki hubungan bermakna secara statistik dengan terjadinya gejala carpal tunnel syndrome pada petani padi, sedangkan lama kerja tidak memiliki hubungan bermakna secara statistik. Kata kunci: carpal tunnel syndrome, lama kerja, masa kerja, petani padi.

Fields of Study & Subjects

Peripheral Nerve Disorders Ergonomics and Musculoskeletal Disorders Occupational health in dentistry

Publication details

Journal / source
Digilib Repository Unila (Lampung University)
Publication date
30 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis