HUBUNGAN GAYA BELAJAR HONEY & MUMFORD TERHADAP HASIL OBJECTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION (OSCE) PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PASUNDAN

Read full text
Authors: Zaskia Arini Wulandari, Wulandari Zaskia Arini, 220010014
Cited by: 0

Abstract

Hubungan Gaya Belajar Honey & Mumford terhadap Hasil Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan Latar Belakang: Hasil Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan indikator penting dalam menilai kompetensi klinis mahasiswa kedokteran. Namun, tingkat kelulusan OSCE di Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan masih menunjukkan variasi antarangkatan. Salah satu faktor yang sering dianggap berpengaruh terhadap keberhasilan akademik adalah gaya belajar. Model Honey & Mumford mengelompokkan gaya belajar menjadi Aktivis, Reflektor, Teoritis, dan Pragmatis, yang masing-masing mencerminkan cara mahasiswa mengolah informasi dan menguasai keterampilan klinis. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross-sectional analitik yang melibatkan 149 mahasiswa FK UNPAS angkatan 2022, 2023, dan 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling sesuai kriteria inklusi. Gaya belajar diukur menggunakan kuesioner Honey & Mumford, sedangkan hasil OSCE dikategorikan menjadi lulus langsung, lulus sebagian, dan tidak lulus. Analisis hubungan menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil: Gaya belajar yang paling banyak dimiliki mahasiswa adalah Teoritis (41,6%). Sebagian besar mahasiswa berada pada kategori lulus sebagian (57,0%), diikuti tidak lulus (29,5%) dan lulus langsung (13,4%). Berdasarkan angkatan, mahasiswa angkatan 2023 memiliki capaian OSCE relatif lebih baik, dengan persentase lulus langsung tertinggi (22,4%) dan tidak lulus terendah (4,1%), sedangkan angkatan 2024 menunjukkan tingkat tidak lulus tertinggi (65,2%). Uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai p = 0,741 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar Honey & Mumford dan hasil OSCE. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya belajar tidak berhubungan secara signifikan dengan hasil OSCE. Performa OSCE kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti frekuensi latihan keterampilan, kualitas bimbingan klinis, kesiapan psikologis, dan pengalaman klinis. Penguatan strategi pembelajaran dan dukungan akademik diperlukan untuk meningkatkan pencapaian OSCE mahasiswa. Kata Kunci: Gaya Belajar, Honey & Mumford, OSCE, Mahasiswa Kedokteran.

Fields of Study & Subjects

Innovations in Medical Education Learning Styles and Cognitive Differences Medical Education and Admissions

Publication details

Journal / source
Universitas Pasundan institutional repositories & scientific journals (Universitas Pasundan)
Publication date
25 February 2026
Language
EN
Document type
Thesis