IMPLEMENTASI KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL DALAM SANGGAR SENI SERI MELAYU KOTA PEKANBARU DALAM MENCETAK SENIMAN BERBAKAT
Abstract
Penelitian ini didasarkan pada urgensi pelestarian seni budaya melayu di era globalisasi yang dapat mengurangi minat generasi muda terhadap seni tradisional. Sanggar Seni Seri Melayu di Kota Pekanbaru berfungsi sebagai lembaga pendidikan nonformal yang fokus pada pengembangan dan pembentukan seniman berbakat, sehingga implementasi komunikasi instruksional menjadi elemen penting dalam keberhasilan proses belajar seni dan mencetak seniman berbakat. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi instruksional yang meliputi metode komunikasi instruksional, media komunikasi instruksional, dan hambatan komunikasi instruksional. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan alumni. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi komunikasi instruksional di Sanggar Seni Seri Melayu berjalan dengan baik melalui penerapan metode komunikasi dalam bentuk komando, metode komunikasi pada latihan, metode komunikasi dalam bentuk tugas, metode komunikasi pada individual, metode komunikasi dalam bentuk tanya jawab, yang didukung oleh penggunaan media sederhana serta digital. Hambatan komunikasi yang muncul bersifat teknis dan psikologis, tetapi dapat diatasi dengan penyesuaian komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi komunikasi instruksional dapat memberikan kontribusi besar dalam membentuk seniman berbakat yang memiliki keterampilan teknis, kreativitas, dan pemahaman nilai-nilai budaya melayu."
Fields of Study & Subjects
Communication Studies and Media
Communication in Education and Healthcare
Art Education and Development
Publication details
- Journal / source
- Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis